Daily Archives: April 15, 2019

Real Madrid, Barcelona dan Juga PSG Merebutkan Pemain Ini

Real Madrid dan Barcelona di kabarkan sudah dalam keadaan siap bersaing untuk mendapatkan pemain muda yang berasal dari Jepang, Takefusa Kubo. Take ( panggilan akrabnya ) sendiri juga dulunya pernah menjadi kasus di FC Barcelona.

Gara-gara dirinya, FC Barcelona dikenakan sanksi FIFA karena merekrut pemain dibawah umur pada saat musim 2015 yang lalu. Akan tetapi, Takefusa Kuba saat ini sudah berusia 18 tahun.

Dengan usianya saat ini, dia sudah bisa meninggalkan klub lamanya, FC Tokyo. Dia sudah bisa pergi ke Eropa untuk meniti karier lebih cemerlang.

Seperti yang dikatakan Marca bahwa Barcelona saat ini sedang berusaha untuk membawa Takefusa Kubo kembali. Masalahnya sekarang mereka sudah mendapatkan saingan dari PSG dab juga Real Madrid.

Meskipun begitu, Takefuso Kubo sudah berkomitmen untuk tetap memilih FC Barcelona. Dia di kabarkan akan segera kembali ke Azulgrana saat usianya beranjak 18 tahun.

Takefuso Kubo sendiri di kenal sebagai pemain yang sangat spesial. Dia mempunyai teknik yang sangat memumpuni dirinya dan keahlian saat memberikan assist kepada rekan-rekannya.

Dua bulan yang lalu, FC Barcelona sempat yakin dapat membawa Takefusa Kubo kembali. Akan tetapi, ada halangan yang membuat FC Barcelona menjadi kesulitan meskipun Marca tidak memberikan penjelasan tentang halangan apa yang menghalangi mereka.

Takefusa Kubo juga pernah tampil bersama Jepang U-18 pada saat melawan Timnas Indonesia, Tepatnya saat di piala Asia U-18. Saat itu, Takefusa Kubo memperlihatkan kehebatannya didepan gawang lawan.

Bersiap lawan Barcelona, Pogba kembali jadi harapan.

Paul Scholes kembali menunjukkan dukungannya kepada gelandang Manchester United, Paul Pogba agar bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya untuk membantu Manchester United pada momen-momen penting diakhir musim ini.

Paul Scholes percaya Pogba merupakan pemain terpenting untuk perkembangan Manchester United saat ini.

Beberapa bulan yang lalu, Pogba menunjukkan hasil yang cemerlang dimana ia memberikan 9 gol dah 7 assist dari 14 pertandingan, lalu perlahan performanya kian menurun dalam 6 laga sebelum akhirnya ia kembali mencetak 2 gol pada saat menjamu West Ham melalui tendangan pinalti.

Scholes justru khawatir dengan Pogba, ia tidak menginginkan gelandang andalan MU itu kembali menunjukkan performanya saat berada di rezim Mourinho.

Scholes hanya dapat mengharapkan bahwa Pogba menyadari bahwa dengan penurunan performanya merupakan akibat dari gaya bermain yang kurang efektif.

Pogba yang sempat tampil dengan baik pada 10 laga awalnya di masa Solskjaer ini perlahan kembali menunjukkan penurunan, hingga akhirnya dirinya kembali menunjukkan cara bermain lamanya, Scholes menilai cara bermain itu terlalu banyak sentuhan pada bola sehingga dirinya terkesan memaksakan dan tidak segera mengumpan.

Penurunan performa ini dinilai datang pada waktu yang sangat tidak tepat mengingat, MU harus melawat ke Camp Nou pada tanggal 17 nanti, untuk menjalani leg kedua dari perempat final Liga Champions. Laga itu jelas akan menjadi kesulitan, dimana MU saat ini membutuhkan Pogba dengan performa yang cemerlangnya agar bisa meraih kemenangan.

Bagaimanapun saat ini hanya Pogba yang tahu jawabannya, Scholes memberikan sedikit peringatan jika Pogba terus memilih untuk bermain dengan egois tentunya ia akan selamanya kembali meredup seperti dimasa Mourinho.