Kecelakaan KM Sinar Bangun dan Legenda Ikan Mas

Kecelakaan KM Sinar Bangun dan Legenda Ikan Mas

Danau toba merupakan danau alami berukuran besar yang terletak di Sumatera Utara. Danau toba menyimpan banyak gelar yaitu danau terbesar di Indonesia dan merupakan danau vulkanik terbesar di dunia. Danau toba yang sangat luas memiliki panjang 100 km dan lebar 30 km.

Penduduk yang menetap di wilayah Danau Toba merupakan suku Batak. Rumah tradisional suku Batak pun sangat mudah dikenali karena mempunyai bentuk atap yang ujung melengkung dan warna yang cerah. Penduduk sekitar Danau Toba mencari nafkah dengan mengembangkan perikanan air tawar.

Danau yang sangat luas dan sudah lama sekali ini pasti menyimpan banyak legenda dan misteri. Salah satunya adalah kecelakaan yang terjadi pada tahun 2018 silam.

Legenda Ikan Mas

Padahal sempat ada cerita rakyat sekitar yang menyatakan bahwa terbentuknya Danau Toba berawal dari seorang laki – laki yang menangkap ikan mas jadi – jadian. Dalam cerita rakyat itu, ikan mas yang ditangkpa berbicara kepada nelayan yang hendak memotongnya. Ikan mas tersebut mengatakan bahwa ia adalah jelmaan putri yang akan menikahi sang nelayan jika tidak membunuhnya.

Akhirnya sang Ikan mas menikah dengan pria tersebut dan memiliki anak. Saat anak tersebut sedang nakal, pria nelayan tersebut megumpat kepada anaknya dengan mengatakan bahwa anaknya adalah keturunan ikan. Kemudian si anak melapor kepada ibunya dan bertanya apakah benar ia anak ikan. Sang ibu si jelmaan ikan mas marah. Ia pergi ke puncak paling tinggi di samosir dan berdoa kepada dewa.

Setelah itu turunlah hujan selama satu minggu tanpa henti. Hujan – hujan ini membentuk genangan air yang sekarang kita kenal dengan nama Danau Toba.

Kejadian Tahun 2018

Beberapa hari sebelum kecelakaan KM Sinarmas terjadi, para nelayan menemukan ikan mas raksasa. Ikan mas tersebut diyakini adalah ikan mas terbesar yang ada di Danau Toba selama 20 tahun terakhir. Para nelayan sudah diperingatkan oleh orang tua dan sesepuh disana untuk melepaskan kembali ikan mas tersebut ke Danau Toba.

Para pemancing ini tidak memperdulikan omongan orang tua lalu mereka membawa ikan tersebut pulang. Setelah itu mereka memasak dan memakan ikan itu. Jika mengingat legenda yang ada, tentu saja kita semua harus lebih berhati – hati dalam mengambil keputusan seperti ini.

Kecelakaan KM Sinarmas

Beberapa hari setelah kejadian ikan mas yang dimasak tersebut. Tepatnya pada tanggal 18 Juni pukul 16:30 WIB muncul angin puting beliung di atas Danau Toba. Angin ini menyebabkan ombak yang sangat besar sekali. Bahkan penduduk sekitar tidak pernah melihat ombak setinggi 3-4 meter dengan ketebalan 2 meter seperti itu.

5 menit kemudian seluruh wilayah Danau Toba terkena terpaan angin kencang hingga ke darat. Hal ini menyebabkan KM Sinarmas yang melintas terkena angin dan ombak sehingga tenggelam dan tidak ada yang selamat dari kejadian tersebut. Kejadian tenggelamnya KM Sinarmas terjadi pada pukul 17:15 WIB

Apakah menurut anda kecelakaan KM Sinarmas ini terjadi karena ulah nelayan yang memasak ikan mas yang tidak lazim tersebut? Atau memang hanya kecelakaan yang disebabkan faktor alam yang tidak terduga?